Beranda / Mau Hiburan / Cerita Dialog Dini Hari Rekam Album Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi dengan Perangkat Analog

Cerita Dialog Dini Hari Rekam Album Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi dengan Perangkat Analog

Grup musik Dialog Dini Hari. (Foto: Istimewa)

Jakarta – Album “Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi” dari Dialog Dini Hari adalah sebuah perjalanan emosional yang menegaskan kembali arti rumah. Setelah hampir dua dekade, band ini memilih untuk kembali ke akar mereka: menulis lagu dengan jujur dan sederhana.

Dadang SH Pranoto menjelaskan, “Banyak hal yang terjadi. Kehilangan personel, lalu mulai lagi dengan orang-orang baru. Dari situ muncul pikiran bahwa rasa rumah seharusnya bisa kita buat kembali utuh.”

Baginya, rumah adalah ruang aman. “Rumah bisa menjadi tempat kita beristirahat, mengeluh, atau menjadi diri sendiri. Tapi kita juga bisa menjadi rumah buat orang lain. Di rumah kita seharusnya bisa lebih jujur, lebih telanjang. Apa pun yang terjadi di luar, rumah tetap menjadi tempat yang aman,” katanya.

Album ini direkam di Uma Pohon Studio, Denpasar, dengan dukungan Black Sand Studio, menggunakan perangkat analog Studer 963 keluaran 1983. Pendekatan analog membuat hasil rekaman lebih telanjang, tanpa banyak polesan.

“Apa yang dimainkan, itulah output yang kita dengar. Tidak banyak polesan. Semuanya lebih telanjang,” jelas Dadang.

Delapan lagu dalam album ini mencakup tema rumah, kehilangan, hubungan antarmanusia, persahabatan, dan lingkungan. Lagu Biarlah menghadirkan kolaborasi dengan Sugeng Wisnu dari White Swan.

Lagu “Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi” menjadi focus track yang merangkum keseluruhan album.

Album ini akan dirilis secara digital pada 18 September 2026, dengan edisi fisik berupa kaset bersama Jajan Kaset dan CD bersama deMajors. Video musik Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi akan disutradarai oleh Indira Larin.

Lebih dari sekadar album, “Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi” adalah pernyataan bahwa rumah bukanlah sesuatu yang hilang ketika perubahan datang. Rumah bisa dibangun kembali, lahir sekali lagi, dan menjadi ruang jujur untuk menampung segala cerita. []

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *