Beranda / Mau Update / Bantuan Kemanusiaan untuk Gaza Dilempar dan Diinjak Warga Israel

Bantuan Kemanusiaan untuk Gaza Dilempar dan Diinjak Warga Israel

Polisi tidak melakukan intervensi untuk menghentikan penjarahan, meskipun empat orang termasuk seorang anak di bawah umur dilaporkan telah ditangkap.

Truk trailer yang membawa pasokan kemanusian ke Gaza dirusak warga dan aktivis sayap kanan Israel di sisi Israel dari penyeberangan Tarqumiyah dengan Tepi Barat yang diduduki, Senin (13/5/2024). Foto: Oren Ziv / AFP

Ini bukan pertama kalinya pemukim mencoba menghentikan aliran bantuan ke Gaza. Pekan lalu, para demonstran Israel memblokir jalan dekat kota Mitzpe Ramon untuk memprotes pengiriman truk bantuan ke wilayah tersebut.

Mereka tak terima bantuan tersebut membantu Palestina dan ingin memblokir jalur tersebut sampai semua sandera Israel dibebaskan.

Mereka juga membentuk protes dengan menyebarkan batu di seberang jalan untuk mencegah kendaraan lewat hingga menyebabkan kemacetan lalu lintas.

Pada Maret 2024, pengadilan internasional memerintahkan Israel untuk mengizinkan akses bantuan pangan tanpa hambatan ke Gaza.

Upaya bantuan semakin diperumit usai penutupan sementara markas utama saluran bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina. Selama berminggu-minggu kelompok sayap kanan Israel melakukan protes disertai kekerasan dan serangan pembakaran.

Badan PBB untuk Pengungsi Palestina mengumumkan penutupan markas besarnya di Yerusalem Timur pada Kamis (9/5). Kepala Badan UNWRA, Philippe Lazzarini, menyebut serangan dilakukan oleh “ekstremis Israel”.

Halaman: 1 2

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *