Jakarta – Tawa yang pernah ia hadirkan kini tinggal kenangan. Pelawak senior Topan Srimulat, bernama asli Topan Sugianto bin Doel Ghani, berpulang pada Kamis, 27 Agustus 2026, di Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada usia 71 tahun.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan kabar duka ini melalui akun Instagram resminya, “Innalillahi wa innailaihi rojiun. Turut berduka cita atas berpulangnya Topan Sugianto, seniman Jawa Timur. Karya dan dedikasi beliau akan selalu dikenang.”
Topan lahir di Malang pada 12 April 1955. Sejak muda, ia sudah akrab dengan panggung ketoprak dan komedi rakyat. Popularitasnya melejit lewat program Ketoprak Humor bersama adiknya, Leysus.
Duet mereka menjadi salah satu ikon komedi televisi era 1990-an. Sebelum itu, Topan juga tampil di acara Ronda, Pansus, dan Toples Show, serta sempat bergabung dengan grup legendaris Srimulat.
Di luar panggung, Topan dikenal sebagai sosok sederhana yang dekat dengan masyarakat. Ia menetap di Griya Ketapang Permai, Desa Sukoharjo, Kecamatan Kepanjen, dan aktif dalam kepengurusan sepakbola lokal, termasuk mendukung klub Arema.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi dunia komedi Indonesia. Namun, tawa yang pernah ia hadirkan akan terus hidup dalam ingatan penonton.
Topan adalah bukti bahwa humor sederhana bisa menjadi jembatan antara seniman dan masyarakat, menghadirkan kehangatan yang tak lekang oleh waktu. []








