Jakarta – Dunia kebugaran Indonesia akan segera memasuki babak baru dengan hadirnya Kratingdaeng Red Bull Power Race, sebuah kompetisi internasional yang untuk pertama kalinya digelar di Asia Tenggara.
Ajang ini menghadirkan format fitness racing yang sederhana namun penuh tantangan, menggabungkan kecepatan lari dengan latihan beban tubuh, dan akan menjadi panggung bagi para atlet Indonesia untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Indonesia National Qualifier dijadwalkan berlangsung pada 10 Oktober 2026 di Basketball Hall Gelora Bung Karno, Jakarta.
Dari ajang ini, 12 atlet pria dan 12 atlet wanita dengan catatan waktu terbaik akan mendapatkan tiket menuju Bangkok untuk mengikuti International Final pada 18 Oktober 2026.
Mereka akan bertanding melawan atlet-atlet terbaik dari Malaysia, Myanmar, dan Thailand, sekaligus berkesempatan mencetak sejarah sebagai wakil Indonesia di musim perdana kompetisi ini.
Format perlombaan yang diperkenalkan Red Bull Power Race dirancang agar bisa diikuti oleh masyarakat luas, baik atlet berpengalaman maupun pecinta kebugaran yang ingin menguji kemampuan diri.
Tantangan yang harus diselesaikan peserta meliputi lari sejauh 400 meter, push-up, sit-up, squat, dan kembali berlari menuju garis finis.
Meski terlihat sederhana, perlombaan ini menuntut strategi, pengaturan ritme, dan kemampuan mengelola kelelahan. Setiap detik sangat berharga, sehingga keputusan kecil seperti kapan menurunkan tempo atau kapan mendorong tenaga maksimal bisa menentukan hasil akhir.
Supasita Kraisri, Chief Global Marketing Officer TCP Group, menegaskan bahwa Red Bull Power Race bukan hanya tentang kebugaran fisik. Menurutnya, kompetisi ini memberikan penghargaan kepada tekad, ketenangan, dan kemauan untuk mendorong diri melampaui batas.
“Melalui Red Bull Power Race, kami ingin menciptakan sebuah kompetisi yang mudah dipahami, menarik untuk disaksikan, dan dapat diikuti oleh masyarakat luas,” ucap Supasita.
“Format ini memberikan penghargaan bukan hanya kepada kebugaran fisik, tetapi juga kepada tekad, ketenangan, dan kemauan untuk mendorong diri melampaui batas ketika hal itu paling dibutuhkan,” tuturnya.
Hal senada disampaikan oleh Arif Ritonga, Head of Marketing PT Aktif Energi Indonesia (AEI), yang menekankan sifat inklusif kompetisi ini. Dengan menggunakan gerakan sederhana yang sudah akrab dalam kehidupan sehari-hari, hambatan teknis dihilangkan sehingga siapa pun dapat berpartisipasi.
Bagi para atlet Indonesia, peluang yang diperebutkan sangat besar. Mereka yang lolos akan memperoleh tiket pesawat pulang-pergi ke Bangkok, akomodasi, akses penuh untuk mengikuti International Final, serta kesempatan mewakili Indonesia di panggung internasional.
Sigurd Meiche, Program Director Red Bull Power Race, menambahkan bahwa pengalaman berharga lahir ketika seseorang berani menantang dirinya sendiri. Kesederhanaan format lomba justru membuat kompetisi ini menarik, karena setiap keputusan dalam mengatur ritme dan tenaga akan sangat menentukan.
Selain sebagai ajang olahraga, Kratingdaeng Red Bull Power Race juga dirancang untuk menyatukan komunitas kebugaran di Asia Tenggara.
Setiap National Qualifier menjadi bagian dari perjalanan menuju Bangkok, di mana para atlet tidak hanya bertanding untuk meraih kemenangan, tetapi juga untuk mendapatkan kesempatan mewakili negara mereka di International Final.
Kompetisi ini diharapkan menciptakan kisah-kisah inspiratif, memperkuat komunitas, dan menghadirkan pengalaman bersama yang membangun semangat partisipasi.
Tidak hanya fokus pada kompetisi, acara ini juga menghadirkan hiburan dan pengalaman interaktif bagi penonton.
Qualification Heats, National Showdown, serta berbagai aktivitas komunitas akan berlangsung sepanjang hari, menciptakan suasana yang memadukan kompetisi, hiburan, dan kebersamaan.
Format perlombaan yang ringkas memungkinkan penonton mengikuti setiap tahapan aksi, mulai dari sprint pembuka hingga garis finis, sehingga setiap momen dapat dinikmati dengan intensitas penuh.
Musim perdana Red Bull Power Race akan mencapai puncaknya di Bangkok pada 18 Oktober 2026. Para atlet terbaik dari Indonesia, Malaysia, Myanmar, dan Thailand akan berkumpul untuk bertanding dalam International Final.
Ajang ini akan mencetak sejarah sebagai kompetisi fitness racing perdana dunia, sekaligus membuka jalan bagi era baru olahraga kebugaran yang inklusif, sederhana, namun penuh tantangan.
Kehadiran Kratingdaeng Red Bull Power Race di Indonesia menjadi bukti bahwa antusiasme masyarakat terhadap functional fitness terus berkembang, dan kini talenta-talenta lokal memiliki panggung internasional untuk menunjukkan kemampuan mereka. []








