Jakarta – Final Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion New York–New Jersey, East Rutherford, Amerika Serikat, Minggu (19/7) waktu setempat, dibuka dengan pidato aktor Hollywood Tom Cruise. Bintang Mission Impossible itu menyerukan persatuan sebelum laga Argentina melawan Spanyol dimulai.
Pidato Cruise menekankan bahwa sepak bola adalah bahasa universal yang menyatukan orang asing menjadi teman.
“Mari kita rayakan turnamen yang telah mempersatukan dunia. Mari kita rayakan satu sama lain. Inilah sepak bola. Inilah persatuan. Inilah kehebatan,” ujarnya.
Namun, pidato tersebut menuai kritik. Kritikus olahraga Spanyol, Miguel Herrera, menilai kehadiran Cruise tidak relevan.
“Mengapa harus aktor Hollywood yang bicara soal persatuan? Sepak bola punya tokoh besar yang lebih pantas,” katanya.
Dari Argentina, pengamat budaya pop Lucia Fernandez menyebut pidato itu terlalu teatrikal.
“Penonton datang untuk menyaksikan pertandingan, bukan mendengar pidato ala trailer film,” ujarnya.
Jurnalis Brasil, Rafael Gomes, menilai pidato Cruise sebagai bentuk komersialisasi berlebihan.
“Piala Dunia sudah penuh sponsor. Menambahkan aktor Hollywood hanya membuatnya terasa seperti pesta promosi,” tulisnya.
Meski begitu, jurnalis Amerika, Sarah Johnson, menilai pidato Cruise berhasil membangkitkan semangat.
“Ia tahu bagaimana memanfaatkan panggung besar. Energinya membuat stadion bergemuruh,” katanya.
Final semakin meriah dengan pertunjukan paruh waktu berdurasi 11 menit yang menghadirkan Madonna, BTS, Justin Bieber, Shakira, Burna Boy, Chris Martin, dan Muppets. []









