Beranda / Mau Hiburan / Gebrak Panggung Synchronize Fest 2026, Kangen Band Tepis Kabar Bubar

Gebrak Panggung Synchronize Fest 2026, Kangen Band Tepis Kabar Bubar

Dokumentasi aksi panggung Kangen Band di Synchronize Fest 2026. (Foto: Istimewa)

Jakarta – Di balik gemerlap tata lampu panggung festival musik modern dan riuhnya sorak-sorai penonton, industri musik sering kali menyimpan cerita-cerita privat yang sarat akan nilai kemanusiaan, perjuangan persahabatan, serta kasih sayang keluarga.

Hal inilah yang dirasakan secara mendalam oleh ribuan penonton yang memadati area Dynamic Stage dalam perhelatan Synchronize Fest 2026 di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta, pada Minggu malam (18/10).

Di tengah deru musik pop Melayu yang membakar semangat penonton melalui tembang-tembang legendaris, Kangen Band tidak hanya hadir untuk bernyanyi.

Mereka hadir untuk merayakan kehidupan, merajut kembali tali persahabatan yang sempat diuji oleh waktu, serta mempersembahkan momen-momen paling intim kepada khalayak luas.

Malam itu, jarum jam seolah ditarik mundur ke era keemasan musik dekade 2000-an. Ketika Andika Mahesa melangkah ke atas panggung didampingi oleh sang gitaris utama, Dodhy Hardiyanto, serta rekan-rekan musisi lainnya, atmosfer langsung berubah menjadi hangat.

Sambutan sorak penonton membahana saat intro lagu pembuka “Terbang” dan “Doi” mulai menghentak udara malam Kemayoran.

Bagi Kangen Band, panggung Synchronize Fest memiliki makna yang jauh melampaui sekadar jadwal manggung biasa.

Di hadapan para penonton yang terdiri dari berbagai kalangan usia, Andika menceritakan bagaimana festival ini menjadi tempat bermulanya lembaran baru rekonsiliasi mereka sejak tahun 2019 silam.

“Lagi-lagi diundang di Synchronize, terima kasih banyak. Karena Synchronize ini adalah acara yang mempertemukan Kangen Band kembali lagi. Dari tahun 2019 saya kembali lagi ke Kangen Band, dan acara yang paling menggabungkan kita adalah acara Synchronize,” kenang Andika dengan tulus.

Keakraban langsung tercipta ketika deretan lagu ikonik mulai dilantunkan bergantian. Mulai dari “Pujaan Hati”, “Kembali Pulang”, “Selingkuh”, hingga tembang hits “Cinta Sampai Mati” bergema serentak dalam koor massal yang melibatkan ribuan penonton.

Pemandangan tersebut menunjukkan betapa karya-karya ciptaan mereka telah mendarah daging dan menjadi soundtrack kehidupan bagi banyak generasi muda Indonesia.

Dengan gaya khasnya yang ramah dan membumi, Andika mengajak para penonton untuk bernyanyi bersama tanpa sekat pembatas antara idola dan penggemar.

“Coba yang sepantaran kita angkat tangan. Saya mohon yang tahu lagu ini bisa kita karaoke berjamaah,” ajak Andika, yang langsung disambut antusiasme luar biasa dari penonton yang mengangkat tangan dan bernyanyi lantang.

Sisi paling emosional dan menyentuh hati malam itu tersaji tatkala alunan musik melambat pada nomor lagu romantis berjudul “Tentang Aku, Kau & Dia”. Di tengah riuhnya penonton, sebuah kejutan manis dipersiapkan. Andika memanggil putri tercintanya, Kirana Velovoice, untuk naik ke atas panggung dan bernyanyi mendampinginya.

Kehadiran Kirana di samping sang ayah menciptakan momen kebapakan yang sangat tulus di tengah panggung hiburan megah. Suara merdu Kirana berpadu dengan vokal khas Andika, menciptakan harmoni yang membuat ribuan penonton terhenyak haru.

Begitu bait terakhir lagu tersebut usai dilantunkan, Andika langsung memeluk putrinya dengan erat di bawah sorotan lampu panggung—sebuah pemandangan hangat yang sukses memancing tepuk tangan meriah dan mata berkaca-kaca dari sebagian penonton.

Kebahagiaan malam itu semakin sempurna tatkala Kangen Band menjawab tuntas kekhawatiran para penggemar mengenai isu pembubaran band yang sempat menghangat pada pertengahan September lalu. Setelah sempat diwarnai pengumuman mengejutkan dari Dodhy di media sosial pribadinya pada 12 September 2026, penampilan di Synchronize Fest 2026 menjadi panggung pembuktian komitmen bersama.

Tanpa ragu, Andika menyampaikan pesan persahabatan yang begitu mendalam di depan Dodhy dan ribuan pasang mata penonton.

“Gua sudah kenal lu terlalu lama, sampai separuh hidup gua itu bermain sama lu. Jadi gua harap ini saksinya kita enggak boleh bubar-bubar lagi, Dod. Banyak yang sayang sama Kangen Band, Dod. Banyak anak-anak kita terlahir dari lagu ini. Banyak remaja-remaja yang tahu lagu ini. Mainkan gitarmu, Dodhy,” ujar Andika penuh penghayatan.

Merespons ajakan tersebut, petikan gitar Dodhy kembali bergemerincing, menutup malam pergelaran dengan harmoni persahabatan yang solid. Kangen Band telah membuktikan bahwa cinta kasih, keluarga, dan persahabatan sejati mampu melewati segala ujian waktu dan dinamika kehidupan. []

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *