Ketujuh orang yang mengalami luka akibat ledakan tersebut antara lain kapten, teknisi, security, dan seorang terapis spa.
Meski begitu, para pengunjung yang berada di dalam spa berhamburan keluar dengan panik.
“Ada yang pakai handuk, saya suruh keluar. Pas depan pintu, itu udah meledak. Sesek juga di situ,” ungkap Raffi.
Peristiwa ini terjadi begitu cepat, dengan bau gas yang semakin kuat sebelum ledakan besar terjadi.
Raffi, yang mengungkapkan bahwa pengunjung sempat terperangkap di dalam ruangan sebelum akhirnya berlari keluar.
Kebocoran gas yang terjadi di ruang mesin tersebut diduga berasal dari tabung gas yang digunakan untuk pemanas air.
Saat ini, pihak berwenang sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab pasti dari ledakan tersebut.
Penyebab ledakan
Sementara itu, Kapolsek Kebayoran Baru, AKBP Aritonang mengatakan, ledakan tersebut berasal dari tabung gas pemanas air di sebuah tempat spa & massage.
“Itu ledakan tabung gas untuk pemanas air, ledakannya dari spa. Korban meninggal dunia tak ada, ada korban luka 7 orang,” ujar Kapolsek.
Akibat ledakan tabung gas air pemanas itu, kata dia, terdapat 7 orang mengalami luka.
Empat korban luka berasal dari tempat spa & massage dan tiga orang lainnya berasal dari sebelah tempat spa tersebut.
“Tiga dari korban sebelah karena tembok jebol, yang empat dari spa. Mungkin karena saking kuatnya (ledakan itu),” katanya.
Adapun 7 orang yang mengalami luka itu terdiri dari 4 orang berinisial IP, MA, AM, dan PU dilarikan ke RSPP, lalu 2 orang berinisial HA dan AR dilarikan ke RSUD Kebayoran Baru, dan 1 orang berinisial BU dilarikan ke klinik terdekat. ( Disway ID )









