Cerita Lengkap Kasus Asli Vina Cirebon
Kasus pembunuhan tragis Vina dan kekasihnya, Eky atau Rizky terjadi di Cirebon tahun 2016. Awalnya, kasus ini dianggap sebagai kecelakaan.
Kasus tersebut berubah menjadi kasus pembunuhan setelah keluarga melapor ke polisi karena pengakuan seorang teman Vina bernama Linda. Linda diduga kerasukan arwah Vina dan menjabarkan kronologi detail kematian temannya itu ke pihak keluarga.
Mendengar pengakuan Linda, pihak keluarga menyadari ada kejanggalan di balik kematian putrinya. Pasalnya, ponsel dan kendaraan Vina tidak hancur, padahal Vina disebut mengalami kecelakaan parah.
Hal ini semakin mendorong keluarga untuk memperkarakan kasus ini. Di saat yang sama, video Linda kerasukan menjadi viral di media sosial. Hal ini membuat banyak warganet mendesak kepolisian untuk menyelidiki kasus tersebut.
Setelah laporan itu dibuat, pihak kepolisian langsung membuka penyelidikan. Mereka menemukan fakta bahwa kematian Vina memang bukan kecelakaan biasa.
Mengutip situs Humas Polri, Vina ternyata merupakan korban pembunuhan dan rudapaksa sebuah geng motor yang terdiri dari 11 orang. Mirip seperti pengakuan Linda, Vina diperkosa secara bergilir dan disiksa bersama kekasihnya Eky.
Kasus pengeroyokan terjadi pada 27 Agustus 2016, dini hari, di Jalan Perjuangan depan SMP 11 Kali Tanjung Cirebon. Jasad Eky dan Vina kemudian ditemukan pada 28 Agustus 2016 pada pagi hari.
Kasus pembunuhan dan pemerkosaan tersebut kemudian ditangani oleh Polres Cirebon Kota. Setelah melalui serangkaian penyelidikan, sebanyak 11 anggota geng motor ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.
Pengadilan pada Mei 2017 menjatuhkan hukuman seumur hidup kepada tujuh pelaku, yaitu Jaya (23), Supriyanto (20), Eka Sandi (24), Hadi Saputra (23), Eko Ramadani (27), Sudirman (21), dan Rivaldi Aditya Wardana (21).
Satu pelaku lainnya, yaitu Saka Tatal menerima hukuman penjara delapan tahun karena masih di wabah umur. Sayangnya, tiga tersangka termasuk Egi alias Perong, masih buron.
Egi diduga menjadi otak pembunuhan Vina dan Eky. Menurut kepolisian, motif Egi merencanakan pembunuhan itu karena dirinya jatuh hati pada Vina.
Vina menolak cinta Egi karena ia sudah bersama dengan Eky yang juga merupakan teman Egi. Saat ini Egi masih diburu oleh pihak kepolisian.
Polda Jabar menepis kabar yang menyebut bahwa Egi disembunyikan oleh pihak kepolisian. Mereka juga meminta masyarakat untuk ikut serta mencari tiga pelaku yang buron agar kasus ini dapat selesai.
“Himbauan kami, bilamana rekan-rekan warga masyarakat mengetahui, tolong agar dapat menginformasikan kepada kami untuk dapat kami proses, kami ungkap kasus ini,” kata Kabid Humas Polda Jawa Barat (Jabar) Kombes Jules Abraham Abast, Selasa (14/5/2024).









