Jakarta – Ada yang berbeda dari langit Desember tahun ini. Bukan hanya karena hujan yang turun lebih sering, tapi juga karena hadirnya sebuah lagu yang mengalun pelan, menyentuh relung hati.
Zecurity, band asal Ngawi yang selama ini dikenal lewat musik pop punk bertema persahabatan dan keresahan urban, kini mengejutkan pendengarnya dengan sebuah balada akustik berjudul Hujan di Bulan Desember.
Lagu tak hanya menjadi eksperimen musikal, namun juga merupakan ruang perenungan. Bersama Ldyr, Zecurity menyusun harmoni yang melankolis, lirik yang reflektif, dan suasana yang mengajak kita duduk diam, menatap jendela, dan mengingat seseorang yang pernah hadir, atau mungkin telah pergi.
“Ini lagu tentang rindu, tentang kehilangan, tentang waktu yang tak bisa kita ulang,” ujar Bimakepel, mewakili Zecurity. “Kami ingin setiap lagu menjadi cerita yang jujur dan bisa dirasakan siapa pun,” katanya.
Dirilisnya single Hujan di Bulan Desember menjadi penanda babak baru bagi Zecurity. Setelah merilis karya-karya penuh energi seperti Kawan Sejalan dan Anthem, kini mereka membuka sisi yang lebih lembut, lebih sunyi, namun tak kalah kuat. Lagu ini juga menjadi jembatan menuju album terbaru yang tengah mereka siapkan.
Kini, lagu tersebut telah tersedia di berbagai platform digital dan kanal YouTube ZECURITY Official dalam bentuk video lirik. []









