Jakarta – Kukudabukon, unit alternatif asal Jakarta Timur, merilis single terbaru bertajuk Menerka Sampai Mati pada 27 Maret 2026. Lagu ini menjadi penutup rangkaian single menuju album penuh perdana yang akan hadir dalam waktu dekat.
Rilisan ini memperlihatkan konsistensi band dalam mengembangkan narasi kontemplatif sekaligus memperluas eksplorasi musikal mereka.
Secara tematik, single Menerka Sampai Mati menyingkap sisi personal yang lebih dalam dibandingkan dua single sebelumnya. Liriknya menggambarkan siklus kelelahan batin yang berulang, dengan imagery yang kuat seperti “Pendar cahaya tajam mencongkel mataku”.
Narasi ini menegaskan kemampuan Kukudabukon dalam meramu pengalaman personal menjadi karya yang universal.
Dari sisi sonik, lagu ini menghadirkan perpaduan vokal lirih Aldi dengan vokal perempuan yang kontras, menciptakan tensi emosional yang memperkuat nuansa depresif.
Instrumen gitar dan drum membangun fondasi laidback namun tetap dinamis, sementara suntikan synth di bagian akhir menambah dimensi atmosferik yang mengingatkan pada eksperimen sonik Tame Impala.
Formasi Kukudabukon—Lele, Sitokosis, Fahmiologi, Yo, dan Eso—menunjukkan chemistry yang matang. Setiap instrumen berperan penting dalam membentuk identitas sonik band.
Lagu Menerka Sampai Mati bukan hanya sekadar single penutup, melainkan representasi arah musikal Kukudabukon menuju album debut yang diantisipasi. []









