Jakarta – Dunia musik Indonesia berduka. Bassis legendaris sekaligus salah satu pendiri grup rock God Bless, Donny Fattah, wafat pada Sabtu, 7 Maret 2026 di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta. Kabar duka ini pertama kali disampaikan melalui akun Instagram resmi God Bless pada pukul 11.40 WIB dengan pesan penuh doa dan permohonan maaf atas segala kesalahan almarhum.
“Berita Duka Cita. Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Telah meninggal dunia Donny Fattah, bassist sekaligus salah seorang pendiri God Bless, saudara kami tercinta, di Rumah Sakit Fatmawati Jakarta,” demikian bunyi pernyataan tersebut.
“Mohon dimaafkan apabila terdapat kesalahan almarhum. Semoga amal dan seluruh kebaikannya diterima di sisi-Nya. Aamiin ya robbal aalamiin,” tulis akun resmi God Bless.
Donny Fattah wafat pada usia 76 tahun, meninggalkan jejak panjang dalam sejarah musik rock Indonesia. Sejak mendirikan God Bless bersama Ahmad Albar, Ian Antono, dan kawan-kawan pada 1973, Donny dikenal sebagai sosok yang konsisten menjaga idealisme musik rock.
Album-album seperti God Bless (1975), Cermin (1980), dan Semut Hitam (1988) menjadi tonggak penting yang mengukuhkan posisi band ini sebagai pionir musik keras di Tanah Air. Selain memainkan bass, Donny juga dikenal sebagai pencipta lagu yang melahirkan karya-karya monumental.
Dalam beberapa tahun terakhir, Donny berjuang melawan berbagai penyakit, termasuk serkopenia, penyumbatan vaskuler, dan autoimun. Ia harus mengonsumsi banyak obat setiap hari, termasuk obat jantung setelah pemasangan ring pada 2012.
Meski kondisi fisiknya menurun, Donny tetap berusaha tampil bersama God Bless, menjadikan panggung sebagai sumber semangat hingga akhir hayatnya.
Kepergian Donny Fattah meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar God Bless, para penggemar, dan dunia musik Indonesia. Ribuan ucapan belasungkawa mengalir di media sosial, mengenang Donny sebagai legenda yang tak tergantikan.
Warisan musiknya akan terus hidup, menjadi inspirasi bagi generasi musisi berikutnya, dan memastikan namanya tetap abadi dalam sejarah musik Nusantara. []









